Perdana Menteri Inggris menggelar pembicaraan lintas partai untuk mempercepat tinjauan sistem social care di Inggris. Langkah ini diambil setelah tekanan publik semakin kuat terhadap layanan perawatan jangka panjang yang dinilai kurang memadai.
Dalam pernyataannya, PM tidak menutup kemungkinan kenaikan pajak sebagai salah satu cara membiayai perbaikan tersebut. Fokus utama adalah mencari solusi berkelanjutan agar sistem social care bisa menjawab kebutuhan masyarakat yang terus bertambah.
Pembicaraan lintas partai ini menjadi penting karena isu social care sering kali terjebak dalam perdebatan politik jangka pendek. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan ada kesepakatan yang lebih solid dan tidak mudah berubah setiap pergantian pemerintahan.
Salah satu tantangan utama yang muncul adalah bagaimana menyeimbangkan kebutuhan pendanaan dengan kondisi ekonomi saat ini. Banyak pihak khawatir kenaikan pajak bisa membebani rumah tangga dan usaha kecil, terutama di tengah pemulihan pasca pandemi.
Di sisi lain, data menunjukkan bahwa populasi lanjut usia di Inggris terus meningkat. Hal ini membuat permintaan terhadap layanan social care semakin tinggi, sementara kapasitas dan pendanaan yang ada belum sepenuhnya siap.
Pemerintah juga tengah mempertimbangkan berbagai skema pendanaan alternatif, termasuk kontribusi dari sektor swasta dan reformasi sistem asuransi. Namun, semua opsi ini masih dalam tahap diskusi awal.
Kecepatan review yang dilakukan PM menunjukkan keseriusan untuk tidak membiarkan isu ini berlarut-larut. Targetnya adalah menghasilkan rekomendasi konkret dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan proses sebelumnya.
Masyarakat berharap hasil pembicaraan ini bisa memberikan kepastian, baik bagi penerima layanan maupun tenaga kerja di sektor social care yang selama ini sering kali menghadapi beban kerja tinggi dengan kompensasi terbatas.
